Karanganyar – Sebanyak 32 bus milik Mata Trans sah disewa Pemkab Karanganyar untuk mengangkut sekitar 1.500 pemudik asal Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi ke kampung halamannya di Bumi Intanpari. Warga Karanganyar yang akan mengikuti mudik gratis tahun 2019 berangkat dari Jakarta pada Selasa (28/5) dengan tujuh buah bus dan Sabtu (1/6) dengan 23 bus.
“Lelang pengadaan dua tahap gagal menjaring rekanan. Sehingga, kami menunjuk perusahaan yang siap. Dipilih Mata Trans karena perusahaannya tersedia di Sistem Informasi Kinerja Penyedia (Sikap),” kata Kepala Bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Karanganyar, Dwi Cahyono, Senin (27/5).
Ia menyampaikan Pemkab Karanganyar sudah menunjuk langsung rekanan penyedia jasa transportasi untuk sewa bus angkutan mudik gratis pada 2019.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub PKP) Karanganyar, Sundoro, menyampaikan Pemkab sudah menandatangani MoU dengan penyedia jasa bus tersebut pada Jumat (24/5).
“Ada 32 bus. Yang dua bus kami bantukan ke Provinsi Jawa Tengah. Yang 30 bus kami kelola. Sudah MoU. Selanjutnya proses pemulangannya dua tahap karena mengantisipasi permintaan calon pemudik. Semua yang di Jabodetabek ditangani Paguyuban Warga Karanganyar (Pagaranyar) di Jakarta,” tutur Sundoro.
Adapun lokasi titik kumpul pemudik berangkat di Anjungan Jawa Tengah TMII dan di Tangerang. Sedangkan titik tiba di Alun-alun Karanganyar atau lokasi lain yang memungkinkan.
“Karena pada hari itu (titik kedatangan) ada peringatan Malam Nuzulul Quran di Alun-Alun, apabila tidak memungkinkan nanti dipindah di Kantor Dishub Karanganyar. Sedangkan sisanya tetap di Alun-Alun Karanganyar,” paparnya.