Solo – Usai pelaksanaan Salat Idul Fitri, Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo membagikan uang tunai ke ratusan warga Solo, Selasa (5/6). Uang yang dalam tradisi Masyarakat Jawa disebut dengan ‘Fitrah’ itu diberikan saat warga bersalaman dengan orang nomor dua di Kota Solo itu.
“Sesuai ajaran Nabi, setelah kita Salat Id ada imbauan bersedekah dan infak. Masyarakat yang mau menerima tentunya mereka yang membutuhkan. Kita pokoknya bersama supaya meskipun sedikit bisa memberi kebahagiaan untuk sesama,” kata dia.
Pembagian dilaksanakan usai makan bersama setelah salat Idul Fitri di Halaman Balaikota Solo. Antrean warga mengular hampir 100 meter dari halaman rumput balaikota hingga lobby Ruang Walikota.
Mereka hendak mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada Purnomo dan keluarga. Uang senilai Rp 20 Ribu diserahkan Anak Sulung Purnomo.
Tak hanya jamaah Salat Idul Fitri, warga yang mengantre juga datang dari berbagai penjuru kota. Elizabeth misalnya, adalah penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Mojosongo yang datang ke Balaikota setelah Salat Idul Fitri selesai ditunaikan. Ia sengaja datang untuk menyalami Purnomo bersama ibu dan kedua anaknya.
“Nggak setiap saat bisa ketemu Bapak (Purnomo). Kesempatannya kan cuma sekali setahun,” kata dia.
Tidak semua yang mengantre mengetahui bakal mendapat uang tunai. Salah satu warga Semanggi, Putri, misalnya, tak menyangka bakal mendapat uang setelah bersalaman dengan Wakil Walikota.
“Tidak tahu (akan diberi uang). Tadi setelah salat diajak pulang sama suami. Tapi saya pikir nanti saja. Mumpung ketemu Pak Wawali sekalian mengucapkan selamat lebaran,” kata dia.
Membagikan uang fitrah memang sudah menjadi kebiasaan Purnomo sejak lama. Bahkan sebelum menjabat Wakil Walikota Solo. Hanya saja dahulu pembagian uang fitrah ia laksanakan di kediamannya. Tak hanya di hari raya, kebiasaan tersebut juga ia lakukan saat hari ulang tahunnya.
Editor : Dhefi Nugroho