Makna Nyepi untuk I Komang Putra

kiper legendaris Indonesia, I Komang Putra (dok.timlo.net/red)

Solo — Umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1942, Rabu (25/3) kemarin. Termasuk ikut dirayakan oleh kiper legendaris Indonesia, I Komang Putra.

Pria asal Denpasar, Bali tersebut ikut merayakan Nyepi dengan menenangkan hati, pikiran, dan jiwa. I Komang Putra merayakan Nyepi dengan keluarganya di kawasan Mutihan, Solo.
Mantan kiper Arseto dan Persis Solo tersebut mengatakan, Nyepi menjadi kesempatan dirinya untuk merefleksi diri. Harapannya adalah agar mendapat kehidupan yang lebih baik.
“Nyepi bagi saya berguna untuk refleksi diri. Mana yang kurang dan mana yang harus selalu diperbaiki kedepannya,” terang I Komang Putra.
Biasanya, pria yang akrab disapa IKP ini melakukan rangkaian Hari Raya Nyepi di Pura ketika pulang ke kampung halaman. Namun adanya wabah Virus Corona, ibadah tersebut hanya dijalankan di rumah demi social distancing.
“Di tengah wabah Corona yang terjadi sekarang ini, dalam doa kami di Hari Raya Nyepi, semoga situasi di kembali normal seperti semula,” tukasnya.